Arsene Wenger tetap melanjutkan kritikannya terhadap kinerja wasit

Arsene Wenger tetap melanjutkan kritikannya terhadap kinerja wasit

Arsene Wenger menginginkan peningkatan kinerja wasit di Premier League. Manajer Arsenal menyebut cara kerja wasit saat ini sudah ketinggalan zaman.

Wenger baru saja didakwa FA atas protesnya kepada wasit Mike Dean, yang memimpin laga Arsenal melawan West Bromwich Albion pada Minggu (31/1/2017) lalu. Pada laga tersebut, kemenangan yang sudah di depan mata harus direlakan Arsenal akibat dihukum penalti di menit ke-89.

Wasit Mike Dean menunjuk titik putih karena menganggap bek Arsenal, Calum Chambers, melakukan handball. Tayangan ulang memperlihatkan bahwa Chambers tak mungkin menghindar ketika pemain West Brom, Kieran Gibbs, mengangkat bola ke arah tangannya.

Keputusan itu dikritik oleh sejumlah analis sepakbola, sementara Wenger mencak-mencak. Komentar dan protesnya selepas pertandingan pun berujung dakwaan dari FA.

Tapi Wenger sudah terlanjur kecewa dengan kinerja wasit saat ini. Dia menilai cara kerja mereka masih seperti era 1950-an, padahal di masa sekarang orang-orang mengingkan pendekatan yang lebih tegas dan cepat.

"Kadang saya bilang ke ofisial keempat, ketika setelah lima menit laga berjalan kiper mulai membuang-buang waktu. 'Lihatlah ke sana (tribune), ada orang-orang yang membayar banyak untuk menonton sepakboola. Anda bertanggung jawab memastikan sepakbola berjalan di lapangan'," kata Wenger dikutip Standard.

"Bagi saya, mereka harus menyajikan pertandingan seperti kami harus menyajikan pertandingan, dan mencoba memberikan emosi positif ke orang-orang yang mencintai sepakbola di bangku penonton. Itulah yang harus mereka lakukan. Mereka tak harus jadi bintang. Kita harus menghormati laga seperti orang-orang mau permainan ini dimainkan. Itu tanggung jawab kami."

"Sudah tak pantas lagi di 2018, seseorang memanggil pemain, bicara setengah atau semenit, untuk bilang 'Dengar, kamu harus bersikap dengan baik'. Itu sudah lewat. Itu bukanlah ritme komunitas modern. Orang-orang ingin aksi yang tegas dan tajam, dan wasit harus memastikan itu terjadi."

"Adalah era 1950-an, ketika seseorang berbicara 'kalau Anda tak berlaku baik, saya mungkin akan menghukum Anda. Ayolah, jangan buang-buang waktu. Apa gunanya untuk pertandingan. Tidak ada yang terjadi. Para penonton tak ingin melihat itu. Mereka mau lihat, 'Ayo, lanjutkan permainannya.' Itulah tanggung jawab kami. Kita tak hidup di era kegelapan," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wenger menyatakan bahwa kebutuhan akan penggunaan Video Assistant Referee (VAR) sudah mendesak. Inggris memang belum menggunakan teknologi ini.

LIVE CS 24 JAM

+85581574294

SBOASIA88

SBOBETASIA88

SBOBETASIA88

D8D8F435

SBOBetAsia88 adalah situs taruhan judi bola dan casino online khususnya sbobet. SBOBetAsia88 sebagai agen sbobet indonesia di berikan kepercayaan oleh sbobet asia yang berlisensi di filipina dan juga beroperasi di eropa dengan lisensi isle of man untuk melayani atau membantu para bettor melakukan transaksi judi online. SBOBetAsia88 selaku agen judi online terpercaya selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para member kami dalam melakukan transaksi seperti daftar,isi kredit,penarikan kredit,menjelaskan cara bermain ataupun hanya sekedar tanya jawab selama 24 jam. Terima kasih kepada para member yang sudah mempercayakan pembukaan akun taruhan online bersama kami. Harap berhati hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan SBOBetAsia88. Mohon di konfirmasikan terlebih dahulu ke livechat maupun nomor kontak yang tertera di website ini.